Teh Obeng, Minuman khas dari Kota Batam

1 min read

Sebagian orang yang belum pernah datang ke batam mungkin belum familiar dengan kata teh obeng, minuman khas Kepulauan Riau yang banyak diminati. Mendengar namanya saja pasti bikin kamu penasaran, apakah teh obeng ini adalah teh yang diaduk pakai obeng? atau teh bekas obeng? Hahaha, yang pasti bukan keduanya.

Ehh, tunggu dulu, teh obeng tidak se menyeramkan yang dibayangkan kok. Menurut penelusuran dari berbagai sumber, asal muasal nama ‘teh obeng’ merupakan sebutan minuman untuk es teh manis atau teh manis dingin.

Waktu pertama, namanya itu bukan Teh Obeng, melainkan Teh Apeng. Nah, Peng ini sendiri berarti es. Namun, karena sudah bercampur dengan lidah Indonesia, akhirnya warga keturunan banyak yang menyebut dengan Teh Openg. Tapi tetap saja kata-kata Teh Openg itu masih ganjil buat telinga warga asli Indonesia. Akhirnya seiring berjalannya waktu Huruf P tersebut berganti menjadi B, menjadi Teh Obeng yang legendaris.

Teh Obeng

“Karena lidah orang Indonesia, yang awalnya teh es itu disebut teh apeng lama-kelamaan ucapan tersebut berubah menjadi teh obeng,” kata Tapui, warga Tionghoa di Tanjungpinang.

Dari sisi geografis, wilayah Kepri sangat dekat dengan negara Singapore dan Malaysia. Karenanya, pengucapan bahasa di daerah ini ada sedikit mendapat pengaruh. Di Malaysia dan Singapura, masyarakat menyebut es teh manis dingin juga sering dengan sebutan ‘teh obeng’.

Sedangkan ‘teh o’ dan ‘kopi o’ berarti teh dan kopi panas tanpa es. Sebenarnya ‘teh obeng’ itu sendiri memang mempunyai cita rasa yang khas tetapi kini telah terlupakan, karena pendatang baru dengan mencoba bisnis rumah makan tetapi tetap menjual nama ‘teh obeng’.

Saat ini, bahan ‘teh obeng’ sudah lebih praktis. Banyak pedagang yang membuatnya memakai teh celup atau teh botol lalu ditambah dengan es.

Artikel ini dirangkum dan diedit dari beberapa sumber sebagian besar diantaranya berasal dari Covesia.com